Sebuah Ponsel Pintar Kedua Bagi yang Rindukan Sensasi Sentuhan Tombol BlackBerry

Jakarta | PressDemocracy.com – Awalnya Clicks, adalah sebuah perusahaan pembuat casing yang didirikan oleh pengulas teknologi populer yaitu Michael Fisher (alias Mr. Mobile), yang melakukan lompatan dari pembuat aksesori menjadi produsen ponsel pintar dengan mengumumkan Clicks Communicator. Perangkat seharga $499 atau sekitar Rp 8,3 jutaan yang dirancang untuk menjadi ‘ponsel kedua’ terbaik ini konon desainnya mengingatkan para pengguna ponsel seluruh dunia mirip Blackberry.
Sebuah Perangkat Pendamping
Clicks memperkenalkan ponsel pintar mandiri yang bertujuan untuk menghidupkan kembali era keemasan perangkat yang mengutamakan komunikasi. Bayangkan seperti Blackberry, tetapi dengan sentuhan modern.
Smartphone atau ponsel pintar Clicks Communicator tidak bertujuan untuk menggantikan ponsel kamera kelas atas. Namun sebaliknya, ia memposisikan sebagai perangkat pendamping atau ponsel ke dua saat perlu menyelesaikan suatu pekerjaan dalam berkomunikasi. Clicks Communicator menjalankan antarmuka yang disederhanakan dengan didukung oleh Niagara Launcher, yang menjaga aplikasi dalam daftar yang rapi dan memprioritaskan akses cepat ke email dan pesan teks.
Disamping itu, perangkat kerasnya dilengkapi dengan fitur-fitur ramah pengguna yang telah hilang dari ponsel modern. Fitur-fitur tersebut meliputi Tombol Prompt khusus untuk dikte Voice Messenger atau pesan suara instan dan lampu sinyal unik di bagian belakang yang memberi kode warna pada saat muncul notifikasi, untuk memberi tahu siapa yang mengirim pesan tanpa perlu membalikan ponsel, dan jack headphone 3,5 mm, serta fitur slot kartu MicroSD.
Spesifikasi Clicks Communicator
* Harga: $499 atau sekitar Rp 8,3 jutaan (Diluncurkan akhir tahun 2025. Reservasi dibuka sekarang dengan uang muka $199. Harga khusus promo $399 (Rp 6,7 jutaan) untuk yang melakukan reservasi).
* Keyboard: QWERTY backlit, sensitif sentuh (mendukung scrolling).
* Port: USB-C, Jack Headphone 3,5mm, slot kartu MicroSD.
* Tombol khusus: Sakelar perangkat keras untuk “Mode Pesawat” dan tombol samping yang dapat diprogram.
* SIM: SIM fisik + dukungan eSIM.
* Layar: AMOLED 4,03 inci (resolusi 1080 x 1200).
* Baterai: Baterai silikon-karbon 4.000 mAh.
* Penyimpanan: 256GB internal (penyimpanan MicroSD yang dapat diperluas hingga 2TB).
* Kamera: Kamera belakang 50MP dengan OIS + kamera depan 24MP.
* Prosesor: Chipset MediaTek 5G IoT 4 nanometer.
* Ukuran: 130,5mm x 78,6mm x 12mm.
* Berat: 170g.
* Sistem operasi: Android 16 (menggunakan peluncur Niagara).
* Dukungan dan garansi: Garansi terbatas satu tahun dari produsen. Dua tahun pembaruan Android dan lima tahun pembaruan keamanan.
* Aksesori: Penutup casing belakang yang dapat diganti.
Produsen ponsel pintar ini juga mengumumkan Power Keyboard seharga $79 yang dapat dipasang ke iPhone dan Android lain melalui MagSafe dan dapat digunakan sebagai keyboard universal untuk smart TV dan bahkan headset AR. Para pengguna ponsel bahkan dapat menggunakannya sebagai power bank untuk mengisi daya ponselnya.
Untuk Siapa Alat Komunikasi Ini?
Peluncuran Clicks Communicator ini cukup signifikan karena menantang tren ‘Semakin besar semakin baik’ dalam dunia smartphone atau ponsel pintar. Clicks Communicator secara terang-terangan berfokus pada segmen pasar tertentu, menargetkan para minimalis digital dan pengguna tingkat lanjut yang merindukan fitur-fitur lama. Dengan menyertakan jack headphone, penyimpanan yang dapat diperluas, dan keyboard fisik, Clicks melayani konsumen pengguna ponsel yang selama ini merasa diabaikan oleh merek-merek ternama seperti Apple, Samsung, dan Google.
Pilihan spesifikasi juga menceritakan sebuah kisah. Layar 4 inci sengaja dibuat kecil untuk mencegah menonton video lebih lama, sementara baterai silikon karbon kapasitas 4.000 mAh sangat besar untuk perangkat seukuran ini yang menunjukkan bahwa baterai akan bertahan selama beberapa hari dengan sekali pengisian daya. Ini adalah konsep ponsel sederhana dengan komponen internal yang cerdas, memungkinkan pengguna aplikasi penting seperti Uber atau Maps tanpa terjebak dalam lingkaran TikTok.
Ponsel Pintar Qwerty yang Menggoda
Dikutip dari PhoneArena.com saat Johanna Romero melakukan review atau mengulas ponsel pintar ini mengatakan, bahwa dirinya menganggap Clicks Communicator sebagai salah satu gadget aneh paling menarik yang pernah dilihatnya belakangan awal tahun 2026 ini.
“Saya menganggap Clicks Communicator sebagai salah satu gadget aneh paling menarik yang pernah kita lihat belakangan ini. Memang berisiko, tetapi terasa seperti pihak produsen berupaya tulus untuk memecahkan masalah kecanduan smartphone melalui desain perangkat keras,” ungkapnya, Jum’at (02/01/2025).
“Fakta bahwa mereka berkomitmen untuk pembaruan Android selama 2 tahun dan patch keamanan selama 5 tahun menunjukkan bahwa mereka serius menjadikan ini sebagai alat jangka panjang, bukan hanya mainan baru,” imbuhnya.
Johanna Romero mengungkapkan, satu-satunya keraguannya terhadap produk ini adalah bahwa itu akan menjadi perangkat ketiga yang harus dirinya bawa. Karena sebelumnya dia telah menggunakan dua ponsel Android dan iPhone sekaligus untuk komunikasi sehari-hari.
“Apakah saya akan membelinya? Harus saya akui, saya tergoda. Saya pengguna dua ponsel, selalu membawa Android dan iPhone. Namun, satu-satunya keraguan saya terhadap produk ini adalah bahwa itu akan menjadi perangkat ketiga yang harus saya bawa, hanya untuk berjaga-jaga jika sesuatu terjadi dan saya membutuhkan smartphone sepenuhnya untuk menanganinya,” ungkapnya.
Menurut Johanna Romero, tujuan dari perangkat seperti ini adalah tidak perlu membawa terlalu banyak teknologi. Selain itu, melihat jack headphone 3,5 mm yang terkesan klasik pada perangkat yang masih tetap ada di awal tahun 2026 ini membuatnya tersenyum.
“Ini bukan untuk semua orang, tetapi bagi mereka yang menginginkannya, saya pikir ini mungkin akan menjadi perangkat impian,” tandasnya.