RPH Surabaya Gelar Tasyakuran dan Do’a Bersama atas Dimulai Operasional RPH Tambak Osowilangun

[Perumda Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Surabaya saat menggelar tasyakuran dan doa bersama]

Surabaya | PressDemocracy.com – Sebagai wujud dan bentuk rasa syukur, Perseroda Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Surabaya menggelar tasyakuran dan doa bersama atas dimulainya Operasioanal Unit RPH Tambak Osowilangun, Rabu (14/01/2026) malam.

Dalam acara ini dihadiri oleh Komisi B DPRD Kota Surabaya, DPRKPP, Kecamatan, Keluruhan, Babinsa Babinkamtibmas, dan tokoh masyarakat setempat.

Direktur Utama PT Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Perseroda Fajar Arifianto Isnugroho mengatakan, acara tasyakuran dan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas dimulainya operasioanal RPH di Tambak Osowilangun.

“Acara doa bersama ini menandai operasional, karena kami harus segera memanfaatkan RPH Tambak Osowilangun,” kata Fajar Arifianto Isnugroho, saat dikonfirmasi, Kamis (15/01/2026).

Tak hanya tasyukuran dan doa bersama, RPH Kota Surabaya juga melakukan uji coba pelataran pemotongan di RPH Tambak Osowilangun.

“Alhamdulillah tadi malam kami sudah melakukan uji coba pemotongan di sana,” ungkap Fajar Arifianto Isnugroho.

Meski demikian ia menyebut hal itu akan menjadi bahan evaluasi syarat pemotongan yang baik dan benar di RPH Tambak Osowilangun.

“Kita jadikan bahan evaluasi untuk melihat syarat pemotongan dengan baik,” ungkap Fajar Arifianto Isnugroho.

Untuk itu, ia berharap, untuk saat ini RPH Kota Surabaya fokus menyiapkan dan mengoptimalkan operasional RPH Tambak Osowilangun.

“Untuk hari–hari ini, kami optimalkan dulu untuk menyiapkan segala sesuatunya,” ujar Fajar Arifianto Isnugroho.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya Mochammad Mahmud menyebut acara kemarin bukan peresmian, melainkan hanya tasyukuran.

“Atas terselesainya pembangunan disana (RPH Tambak Osowilangun),” kata Mochammad Mahmud.

Ia mengungkapkan, dalam acara tersebut tidak ada peresmian maupun seperti pemotongan pita, namun hanya tasyakuran.

“Saya sempat tanya, ini peresmian apa bukan, ternyata tidak, hanya peresmian, atas apa, atas selesainya pembangunan (RPH Tambak Osowilangun),” terang Mochammad Mahmud.

Setelah tasyakuran, lanjut ia secara sekilas berkeliling melihat sendiri kondisi di area pembangunan RPH Tambak Osowilangun.

“Baik itu tempat, perangkat maupun peralatan, pemotongan sapi lainnya itu sudah lengkap, sepertinya sudah siap (Operasional),” ungkap Mochammad Mahmud.

Meski demikian, ia berharap RPH Kota Surabaya ada komunikasi dengan para pelaku ekonomi terutama para mitra jagal.

Selain itu, ia juga membandingkan tempat maupun suasana antara RPH Tambak Osowilangun dengan RPH Pegirian.

“Sepertinya itu bagus disana (RPH Tambak Osowilangun) karena mungkin tempatnya baru, jadi lebih luas dan bagus,” pungkas Mochammad Mahmud, Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya.

Don`t copy text!